Ok, Assalamu'alaykum temen-temen blogger..
Jadi.. postingan aku ini pertama aku akan bandingin dulu antara bulu mata palsu dan mascara. Walaupun aku ngga tau tau banget tentang bulu mata palsu. hehe Menurut aku, bulu mata palsu itu sekali dipakai langsung udahan, kalau mascara? hmm.. Yuk Simak alasan aku lebih memilih mascara..
1. Mascara itu bisa dipakai berulang-ulang
2. Jenis ketebalannya bisa kita atur loh guys..
3. Ada beberapa mascara yang waterproof
4. Dan.. ada tips buat ngatasin mascara yang kering
Sebetulnya.. mascara itu bagusnya digunakan dalam waktu 3-6 bulan karena ketika mascara itu dipakai, dia sudah bercampur dengan udara luar, alias teroksidasi dengan udara luar..
Jadi, tetep perhatikan tanggal kadaluarsanya ya.. kalau misalkan baunya udah berubah jadi bau tengik, sebelum jatuh waktu kadaluarsa, langsung buang aja. Tapi, kalau misal masa expired nya masih lama, dan mascaranya baik baik aja salah satu contohnya ngga berbau.. kaya yang punya aku. karena suatu perusahaan besar dalam menentukan masa expired itu ngga mudah loh.. dia harus melewati tahap research dan quality control.
Nah buat temen-temen yang punya case yang sama kaya aku, maskaranya belum expired tapi udah agak kentel kering.. isinya sudah hampir tidak cair. Alias nambleug dalam bahasa sunda.. Tapi jangan khawatir.. Aku punya tipsnya yang mudah-mudahan manfaat buat semuanya yaa..
1. Siapin air panas sedikiiiiiit saja 1/4 sendok teh
2. lalu masukkan ke dalam botol mascara
3. Aduk dan kocok
4. Tunggu 3 menit sampai semua merata
5. daaaann.. taraaa mascara bisa digunakan seperti semula
Cara ini tentunya bikin kamu ngga mubazir dalam menggunakan suatu produk yaa.. inget inget lagi.. mubazir itu temennya setan. Hehe.. jadi pakai aja yang ada..
Oh iya, sebagai info tambahan, temen-temen boleh banget nih cek review maskara atau bulu mata palsunya temen aku, Lisa .Ga perlu ribet2, kamu tinggal klik/tap namanya, postingan langsung muncul! Semoga tips dari aku bermanfaat dan bisa sangat meyakinkan kamu untuk masuk Team Mascara aja oke? wkwk trust me! You will love it.
Sunday, March 4, 2018
Tuesday, January 9, 2018
Gajiku, 15.000 per hari
![]() |
| Sumber: https://www.edunews.id/wp-content/uploads/2016/11/Gaji-Honorer.jpg |
"Terpujilah.. wahai Engkau.. Ibu Bapak Guru.."
Setelah hampir 3 minggu, saya resign dari posisi saya sebagai staf tata usaha di sebuah SMP/SMA Islam Terpadu di Kota Bogor, saya memutuskan untuk mendatangi sebuah SMP Islam Terpadu di Kabupaten Cianjur.
Pada saat itu SMP tersebut sedang dibuka lowongan untuk menjadi seorang guru.
Mengapa harus Sekolah Swasta Islam Terpadu? karena latar belakang pendidikan saya bukan seorang Sarjana Pendidikan, tetapi.. Sarjana Ekonomi.
Tadi pagi, saya dijadwalkan bertemu dengan kepala sekolah SMP IT Cianjur tersebut, beliau bercerita panjang, tetapi inti yang hanya saya dapat dan ingat-ingat adalah.. gaji.
Gaji saya hanya 15.000 per hari.
Itupun katanya, tergantung dana BOS, kalau dana BOS belum keluar, yaa.. gajinya dihutangin dulu.
Sifat terburuk saya yang selalu merasa "ngga enakan", akhirnya malah menerima.. mengambil buku ajar dan dijadwalkan mengajar pada hari Kamis esok.
Saat wawancara tersebut, sebetulnya saya diantar Ayah saya yang bersedia menunggu saat wawancara berlangsung, tetapi.. ketika saya menyampaikan hal tersebut, lagi-lagi.. ayah saya tidak merestui.. Jarak dari rumah hampir 20km, harus naik angkot dua kali, ongkos 12.000, saya hanya dapat 3.000, itupun ada kemungkinan saya dihutangin.
Hari Rabu esok, saya akan mendatangi sekolah SMP IT Kab. Cianjur tersebut, untuk mengembalikan bahan ajar yang sudah saya bawa dan.. meminta maaf tidak dapat bergabung.
Qoria Mukena Update per 09 Januari 2018
Harga Diskon, dari 175.000 jadi 162.000, Cek mukena lain instagram.com/mukena.cantik_diskon,
Order? via Whatsapp 085 659 082003
Monday, March 30, 2015
Tabungan di Bank Syariah, akad Mudharabah itu apa?
Assalamu'alaykum..
Kali ini saya mau bahas tentang akad mudharabah dalam tabungan bank syariah, setelah kemarin akad wadiah. Hehe.
Kali ini saya mau bahas tentang akad mudharabah dalam tabungan bank syariah, setelah kemarin akad wadiah. Hehe.
Kalau akad mudharabah itu konsep
dasarnya adalah investasi.
Misal ada orang butuh dana 10juta
buat bikin usaha rumah makan padang, dia pinjem ke bank konvensional sebesar 10
juta dengan bunga 10%. Artinya, kita mesti balikin duit 11 juta. Mau usaha kita
untung atau rugi, pihak bank gamau tau, yang penting kita mesti balikin 11
juta. That’s konvensional.
Nah, kalo di akad mudharabah ini,
yang bertransaksi ada dua pihak. Pihak yang punya dana (shahibul maal) dan
pihak yang ngelola dana (mudharib). Kalo dalam kasus usaha rumah makan padang
tadi, yang punya dana itu si bank, dan yang ngelola dana itu si pengusaha rumah
padang. POIN penting disini, MUDHARABAH ITU BUKAN AKAD PINJAMAN tapi PENYERTAAN
MODAL alias KERJA SAMA. Makanya akad mudharabah ngga bisa dipake buat beli
barang konsumtif kaya kredit beli mobil, biasanya mudharabah itu dipake buat
usaha alias kegiatan produktif.
Nah, pada saat modal 10juta akan
diserahkan pada pengusaha, bank dan pengusaha bikin kesepakatan dulu, tentang
jangka waktu, tata cara pengembalian dana, dan berapa porsi bagi hasilnya,
misal 50:50 dari keuntungan. Akhirnya, setelah usaha berjalan si pengusaha mendapat untung dalam sebulan misalnya sebesar 1juta, berarti harus dibagi dong.. 500ribu buat bank 500ribu buat pengusaha. Dan pastinya modal si 10 juta itu dibalikin, wong usahanya
untung.
Kalo untung nya 6 juta? Ya
berarti bank dapet 3juta, si pengusaha dapet 3 juta.
Udah mulai nangkep konsepnya??
Ketika usaha maju dan menghasilkan untung besar, si bank pun ikut seneng karena
dapetnya juga banyak, hihi.
Kalau ngga dapet apa-apa? Alias untungnya
0? Yaa pihak bank juga ngga dapet apa-apa.
NAH KALAU RUGI?? Diliat dulu.
Ruginya disengaja atau ngga? Kalau ngga disengaja, yang nanggung kerugian itu
si bank alias pemilik dana. Itu secara teori ya. Teori di kitab kuning yang bikin pusing, hehe. Sekali lagi, itu hanya teori. Rugi yang ngga disengaja itu contohnya dalam pertanian, rugi karena musim kemarau berkepanjangan. Tapi kalau secara logika, karena si pengusaha udah susah payah ngelola tapi ternyata hasilnya rugi yang bukan karena kesalahan dia, Kan ngebatin? hehe si bank ngga boleh
biasa-biasa aja atau seneng dong, apalagi nuntut. Itu ngga boleh banget. Si Bank tetep harus merasakan kesedihan si pengusaha
(ceileeh.. haha) dengan menanggung kerugian.
TAPI kalau kerugian itu disebabkan
karena kelalaian si pengusaha, yaa kerugian harus ditanggung oleh si pengusaha.
Inilah yang namanya Sistem PLS,
alias Profit and Loss Sharing, berbagi keuntungan.. berbagi kerugian..
Akad mudharabah ini sebenernya ada
dua jenis. Ada Mudharabah Mutlaqah dan Mudharabah Muqayadah. Eeaaa bahasa apa
lagi inih-_- hihi
Apa bedanya? Bedanya simpel.
Kalau Mudaharabah Mutlaqah, si
pemilik dana alias si bank ngasih kekuasaan sepenuhnya ke si pengelola dana
alias si pengusaha, terserah diye mau usaha apaan, dimane aje terserah dah..
pokonya bank ngga ngasih batasan. Hihi. Asal halal aje ye..
Saturday, March 28, 2015
Tabungan di Bank Syariah, akad wadiah itu apa??
Sebagai seseorang yang ngga pernah bisa lepas dari yang
namanya duit. Kita tentunya dituntut untuk bisa ngelola uang kita dengan baik.
Nah, jangan ngaku pinter ngelola duit deh, kalau ngga tau skema tabungan di
bank syariah itu kaya gimana.
Ada yang pernah buka rekening dan nabung di bank syariah?
Banyak banget yah akadnya-_-
Tapi, kalau dijelasin pasti ngerti deh. Sebenernya ada dua
akad di tabungan bank syariah. Ada Akad wadiah dan akad mudharabah. Yang paling
terkenal itu akad mudharabah, tapi aku lagi pengen jelasin dulu tentang akad
wadiah.Sebelum aku jelasin lebih lanjut, kita harus tau prinsip dari tabungan itu sendiri. Pada umumnya, konsep tabungan itu kan.. kita nabung ke bank, nah duit tabungan kita itu sama si bank dialihin ke orang-orang yang kredit ke bank. Bank ngasih bunga ke penabung sebesar 3%, terus orang yang kredit harus bayar bunga ke bank 10%. Bank dapet untung 7%. Well, itu cuma ilustrasi, tapi ini bisa ngewakilin arti dari fungsi bank sebagai lembaga intermediasi.
Back to akad wadiah yah. Apasih arti wadiah itu? Wadiah itu
arti kasarnya “nitip”. Jadi, istilahnya kita nitipin duit kita ke Bank. Jelas?
Hehe
Lanjut..
Friday, March 13, 2015
Asuransi Syariah vs. Asuransi Konvensional
Belakangan ini lagi seneng baca-baca
tentang asuransi nih, hihi daripada ilmunya disimpen sendiri lebih baik di-share hehe. Tapi, untuk
tulisan kali ini topiknya agak dipersempit dulu deh, kita fokus ke perbedaan
antara asuransi syariah dan asuransi konvensional mengingat banyak banget
masyarakat Indonesia yang belum tahu betul apa perbedaan dari keduanya.
Secara konsep dulu deh, kalau di asuransi
syariah itu prinsipnya pake prinsip risk
sharing (berbagi risiko).
Jadi, dasar yang dipake itu konsep tolong menolong, para peserta asuransi
syariah saling menanggung risiko sesama peserta asuransi dengan menyisihkan
sebagian dananya untuk iuran kebajikan (dana tabarru').
sedangkan di konvensional prinsipnya risk
transfer (pengalihan risiko),
risiko dari peserta asuransi dialihkan ke perusahaan asuransi sebagai
penanggung risiko.
NOTE ya!! Syariah itu sesama peserta
saling menananggung risiko. Konvensional itu risiko peserta dialihkan ke
perusahan asuransi. :)
Nah. Selanjutnya, dalam masalah PREMI.
Premi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan peserta asuransi ke perusahaan
asuransi. Dalam asuransi syariah, ada dua sistem. Pertama, sistem tabungan,
Kedua sistem nontabungan.
Kalau sistem tabungan, si uang premi itu
penggunaannya dibagi jadi tiga. premi tabungan, premi tabarru', dan premi biaya. Jadi
misalnya kalau kita bayar premi Rp 100.000, itu tuh dibagi lagi, Rp. 50.000
buat tabungan, 30.000 buat dana tabarru, sisanya 20.000 itu fee buat perusahaan.
Thursday, January 29, 2015
Trip to Lampung - Perjalanan Bogor-Bandar Lampung
Minggu, 11 Januari 2015, Alhamdulillaah masih bisa dikasih kesempatan buat LIBURAN. YEAAYY.. setelah menempuh UAS Semester 5 selama dua minggu. Akhirnya, tibalah saat untuk LIBURAN, hihi. Liburan kali ini spesial banget, karena lumayan agak jauh. Mau kemana kita? Yap. Bandar Lampung, ke tempatnya sahabat spesial, that's mbak Meida Maya Putri, hihi. Dari Bogor ke Bandar Lampung itu.. kira-kira begini..
![]() |
| GPS (from my GT-S7270) |
Jaman sekarang mah udah canggih, as long as we have an internet connection, jangan pernah takut kesasar, hehe. Ada GPS. Tapi ada koreksi juga nih, waktu tempuh yang di GPS kurang akurat. Karena aslinya, dalam keadaan normal maksudnya tanpa macet, Bogor-Bandar Lampung itu bisa memakan waktu sekitar 8 jam. Dengan rincian waktu sebagai berikut, Bogor-Merak 3 jam, Merak-Pelabuhan Bakauheni 2 jam, Pelabuhan Bakauheni-Bandar Lampung 3 jam.
Wednesday, February 5, 2014
Enjoy KRS Online
Assalamu'alaykum, temen-temen..
Wah.. ngga kerasa yah.. udah masuk semester 4 dan kebetulan di hari dan tanggal ini bertepatan dengan hari pertama pengisian KRS A Online Sarjana untuk mahasiswa-mahasiswi IPB dari semester 3 ke atas. Hihihi..
Lalu Semester 1 dan 2 gimana?? Jadi di IPB, tahun pertama perkuliahan disebut masa TPB, TPB singkatan dari (Tingkat Paling Bahagia) hahaha serius emang.. di tingkat ini berasa kelas 4 SMA. Pelajarannya belum terlalu sulit, ditempatkan dan difasilitasi dengan baik, dan Insya Allah.. IP >3.90 dapet lah yaah.. hahaha
Udah ah, serius.. hihi.. TPB itu singkatan dari Tingkat Persiapan Bersama. TPB berlangsung selama satu tahun dan mata kuliahnya udah dipaketin.. jadi ngga perlu ngisi KRS di tahun pertama.. :)
OK.. back to the topic.. "Enjoy KRS"
Hari ini, KRS dimulai pukul 09.00 WIB.. daaan.. loading nya... bikin nangis.. :( Iyalah.. tiga angkatan mahasiswa IPB dalam satu waktu mengakses situs yang sama terutama bagi mereka yang mengambil Supporting Course (SC) dan minor. Terlambat satu detik saja, bisa kehabisan kursi T_T.. tapi tenang.. gue ada sedikit tips nih buat temen-temen, Alhamdulillaah udah dua kali ngisi KRS dan keduanya lancar :).
Pertama ngakses, pasti akan ketemu tampilan
Tampilan ini bisa sampai berjam-jam, dan kalau lagi apes dapetnya kayak gini..
Sabaaar yaah :( huhu.. coba lagi.. reload.. Nah.. ini tips pertama yang mau gue kasih yaitu.. coba Shalat Dhuha dulu.. Insya Allah.. lancaar :) dan bagi mahasiswa yang beruntung akan ketemu tampilan..
Eits, tapi.. jangan seneng dulu.. karena kemungkinan bisa ngga connect lagi setelah temen-temen tekan tombol login.. huhu :( Yuk.. mari kita dzikir..
Bagi temen-temen yang sukses.. hehe akan muncul tampilan ini.. (sekedar contoh akun sendiri hihihi..)
Nah.. masih bingung dengan sistem mayor dan minor nya IPB?? sama-_- hahaha
Nih, sepengetahuan gue sih yaa.. jadi untuk bisa jadi Sarjana itu, mahasiswa harus menyelesaikan minimal 144 sks. Nah.. mayor disini bisa dikatakan sebagai program studi yang dipilih mahasiswa saat SNMPTN dulu.. dan jumlah sks si mayor itu ngga nyampe 144.. jadi si mahasiswa harus menambah jumlah sks biar bisa jadi sarjana.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan mahasiswa untuk memenuhi jumlah sks yang kurang tersebut.. yaitu dengan sistem minor dan Supporting Course (SC).
Supporting Course (SC), kalau SC itu mahasiswa boleh bebas memilih mata kuliah dari program studi manapun yang penting jumlah sks nanti 144 dan tidak bentrok juga tidak melebihi jumlah maksismum sks setiap semester. Misalnya anak ekonomi boleh loh pilih mata kuliah ilmu gizi dasar, hahaha.. pemilihan SC itu disesuaikan dengan minat para mahasiswa. Jadi terserah.. hihi selama ga bentrok.
Contohnya..
Tapi biasanya nih.. mata kuliah favorit itu..biasanya mata kuliah yang gampang dapet nilai mutu 'A' dan dalam beberapa detik kuota kelas bisa habis.. nih contohnyaa..
sekedar mengingatkan "sisa 1" disitu artinya memang sudah benar-benar kehabisan kuota.. Makanya, banyak-banyak berdoa.. cuman Allah yang bisa bantu disaat-saat kaya gini.. huhu..
Minor, kalau minor itu sistemnya di paket.. nantinya akan jadi keahlian yang terintegrasi tambahan bagi para mahasiswa yang memilih minor.. Nanti katanya sih pas wisuda selain dapet gelar dari mayor, si mahasiswa yang sukses menyelesaikan minornya dapet gelar tambahan dari minornya.. hihi Jadi, misal nih.. kaya contoh gambar di atas kan.. gue ambil minor manajemen fungsional.. artinya gue ambil 1 paket minor yang berisi 5 mata kuliah berarti sama dengan 15 sks. Nah, ruang gerak gue agak terbatas, gue ngga bisa seenak anak SC ngambil mata kuliah apapun (Bisa sih.. tapi itu berarti minornya dibatalin). Iya, jadi gue cuma bisa ambil 5 mata kuliah yang udah dipaket itu.. dan sama kasusnya kaya SC, minor juga berebut kursi looh.. kalau ngga kebagian dan jadwalnya selalu bentrok dan orangnya keukeuh pengen ambil minor bisa jadi penghambat waktu kelulusan.. huhu serem yah.. minor juga perlu dzikir.. hehehe
Tips juga nih.. usahakan sebelum temen-temen ambil mata kuliah mayor atau interdept, lebih baik ambil mata kuliah SC/minor terlebih dahulu.. karena kalau mata kuliah mayor/interdept, pasti kebagian kursi kok :) tenang aja.. tapi tetep harus diisi yaah hihihi :D
daan.. tadaaaa~ Alhamdulillaah wa syukurillaah.. pengisian KRS selesai, nah delapan mata kuliah ini yang akan gue ambil di semester 4. Mudah-mudahan IP dan IPK nya semakin naik, aamiin Ya Rabb dan ilmunya bermanfaat dunia dan akhirat, bagi kebaikan diri sendiri dan orang lain.. aamiin :)
Setelah ini, kita tinggal meng-klik tombol [cetak], disana akan ada rincian biaya yang harus dibayar kemudian di print out biar ditanda-tangani oleh dosen PA (bukan pe ak yah-_- hehe maksudnya Pe A .. Pembimbing Akademik bahasa kerennya sih dosen wali) hihi udah gitu secara kolektif dikumpulkan ke komti (KM kelas) dan diserahkan ke Dit AP (Direktorat Administrasi Pendidikan)..
Sekian dari saya, mudah-mudahan bisa memberikan informasi dan membantu teman-teman dalam mengisi KRS. Maaf yah.. bila ada salah-salah kata, yang mau bertanya lebih lanjut silakan di kolom komentar.. terima kasih :)
Subscribe to:
Posts (Atom)




















